Rabu, 02 Januari 2013
Akulturasi Psikologi
Multikulturalisme
Minggu, 09 Desember 2012
jahat?
yang sekarang mau gue tanya adalah, lo itu manusia atau???
Jumat, 02 November 2012
Akulturasi dan Relasi Internakultural
Sebagai contoh dari akulturasi di Indonesia sendiri ada beberapa macam:
- Seni Bangunan : Candi yang ada di Indonesia, berawal dari adanya penyebaran agama yang dilakukan oleh Saudagar dari India atau para pekerja
- Seni Rupa : Bentuk Guci ataupun Ornamen yang berasal dari China, yang mulai masuk saat pedagang China datang ke Indonesia
- Bahasa : Penggunaan bahasa Sansekerta pada awalnya banyak ditemukan pada prasasti (batu bertulis) peninggalan kerajaan Hindu – Budha pada abad 5 –7M
Menurut Stewart L. Tubbs, mengatakan bahwa interkultural adalah komunikasi antara orang-orang yang berbeda budaya (baik dalam arti ras , etnik , atau perbedaan-perbedaan sosio ekonomi).
Hamid Mowlana juga menyebutkan bahwa interkultural sebagai Human flow across national boundaries. Misalnya; dalam keterlibatan suatu konfrensi internasional dimana bangsa-bangsa dari berbagai negara berkumpul dan berkomunikasi satu sama lain
Sedangkan menurut Fred E. Jandt mengartikan interkultural sebagai interaksi tatap muka di antara orang-orang yang berbeda budayanya.
Teori yang berhubungan dengan Akulturasi dan Relasi Internakultural
Griffin (2003) menyadur teori AnXiety/Uncertainty Management; Face-Negotiation; dan Speech Codes.
- Anxiety/Uncertainty Management Theory (Teori Pengelolaan Kecemasan/Ketidakpastian).
Hubungan Antara Akulturasi dan Relasi Internakultural
Saling berkaitannya antara Akulturasi dan Relasi Internakultural sangat dekat karena saling mempengaruhi satu sama lain, Akulturasi itu sendiri adalah percampuran budaya namun tidak menghilangkan budaya aslinya yang telah ada sebelum budaya luar masuk dan tentu saja dalam proses akulturasi dipengaruhi oleh relasi internakultural untuk berkomunikasi, dan proses kehidupan sehari-hari agar dalam proses tersebut dapat beradaptasi dan dapat menerima kebudayaanlain yang masuk/ luar
Referensi:
http://id.wikipedia.org/wiki/Komunikasi_antarbudaya
http://id.wikipedia.org/wiki/Akulturasi
http://www.scribd.com/doc/59192728/TEORI-KOMUNIKASI-ANTARBUDAYA
Minggu, 07 Oktober 2012
Transmisi Budaya Dan Biologis
Pengertian Dan Tujuan dari Psikologi Lintas Budaya
Selasa, 20 Maret 2012
Fenomena Psikologi Kesehatan berdasarkan Teori

Sebelum saya membahas fenomena yang terjadi berhubungan dengan psikologi kesehatan mental, saya akan menjelaskan teori Abraham Maslow tentang aktualisasi diri yang saya ambil untuk membahas suatu fenomena yang berhubungan dengan teori tersebut.
Teori Abraham Maslow
Tahapan tertinggi dalam tangga hierarki motivasi manusia dari Abaraham Maslow adalah kebutuhan akan aktualisasi diri. Maslow mengatakan bahwa manusia akan berusaha keras untuk mendapatkan aktualisasi diri mereka, atau realisasi dari potensi diri manusia seutuhnya, ketika mereka telah meraih kepuasan dari kebutuhan yang lebih mendasarnya. Teori hierarki kebutuhan Maslow digambarkan pada halaman 247.
Maslow juga mengutarakan penjelasannya sendiri tentang kepribadian manusia yang sehat. Teori psikodinamika cenderung untuk didasarkan pada studi kasus klinis maka dari itu akan sangat kurang dalam penjelasannya tentang kepribadian yang sehat. Untuk sampai pada penjelasan ini, Maslow mengkaji tokoh yang sangat luar biasa, Abaraham Lincoln dan Eleanor Roosevelt, sekaligus juga gagasan-gagasan kontemporernya yang dipandang mempunyai kesehatan mental yang sangat luar biasa.
Maslow menggambarkan beberapa karakteristik yang ada pada manusia yang mengaktualisasikan dirinya:
§ Kesadaran dan penerimaan terhadap diri sendiri
§ Keterbukaan dan spontanitas
§ Kemampuan untuk menikmati pekerjaan dan memandang bahwa pekerjaan merupakan sesuatu misi yang harus dipenuhi
§ Kemampuan untuk mengembangkan persahabatan yang erat tanpa bergantung terlalu banyak pada orang lain
§ Mempunyai selera humor yang bagus
§ Kecenderungan untuk meraik pengalaman puncak yang memuaskan secara spiritual maupun emosional
Fenomena yang akan saya jelaskan adalah tentang seseorang yang cenderung tidak percaya diri, dan selalu merasa bahwa dirinya lebih kurang dibanding dengan siapapun.
Seorang siswa SMA di salah satu sekolah swasta di jakarta selalu tertutup dengan teman-temannya, dalam hal ini dia lebih senang bercerita atau mengisahkan hidupnya melalui tulisan atau berbicara dengan boneka kesayangan nya. itu mulai terjadi sejak ia duduk di bangku kelas 3 SD dan hal tersebut dilakukan karena anak tersebut tidak mempunyai kakak atau adik yang bisa diajak untuk berbagi, Orang tua nya pun sibuk dengan pekerjaan mereka, sehingga anak ini lebih cenderung menikmati dunia nya sendiri, terlebih puncaknya saat ia merasa stres dengan pelajaran di sekolah atau temannya, ia lebih memilih memendam semuanya sendiri dan jarang masuk sekolah, dalam hal ini tentu saja mengganggu pelajaran dan nilainya, sampai pada akhirnya si Orang tua anak ini dipanggil ke sekolah karena nilai putri mereka sangat rendah.
Dalam hal ini kita tentu saja tidak dapat menyalahkan anak seutuhnya, sebagai seorang anak ia butuh teman untuk berbagi cerita dan berkeluh kesah. Kesehatan mental yang dialami anak ini antara lain :
1. Kesadaran dan penerimaan diri
2. keterbukaan dengan lingkungan sekitar
3. Mengatur waktu
Dan solusi yang terbaik adalah :
1. Orang tua anak tersebut lebih memberikan waktu bersama anak tersebut
2. Pelatihan manajemen waktu yang baik
3. Dukungan lingkungan sekitar agar si anak lebih percaya diri dan mau terbuka